Propagasi gelombang radio

Propagasi Gelombang Radio


lGelombang dapat merambat melalui berbagai medium, antara lain:
¡Padat
¡Cair
¡Udara
lPropagasi gelombang radio, dibedakan menjadi:
¡Propagasi Gelombang tanah:
lGelombang langsung
lGelombang pantulan tanah
lGelombang permukaan tanah

¡Propagasi Ionosfer:   

Propagasi Ionosfer

lMemanfaatkan lapisan ionosfer untuk memantulkan gelombang.
lLapisan ini terletak pada ketinggian 50-500 km diatas permukaan bumi.
lLapisan ini terbentuk karena adanya radiasi sinar matahari.
lPerbedaan derajat ionisasi pada lapisan ini menghasilkan pembagian ionosfer ke dalam beberapa lapisan.
¡Lapisan D (50-90 km)
¡Lapisan E (90-145 km)
¡Lapisan F (160-400 km)

Propagasi Ionosfer #2

lLapisan D
¡Merupakan lapisan paling bawah dari ionosfer
¡Menyerap gelombang dg frekuensi rendah ; melewatkan gelombang frekw tinggi
¡Ionisasi maks pada siang dan menghilang pada malam hari
lLapisan E
¡Memantulkan gelombang dengan frekuensi sekitar 20MHz
¡Tergantung pada frekw dan kekuatan lapisan E, suatu sinyal dapat dibiaskan ataupun dapat diteruskan ke lapisan F
¡Pada malam hari lsinyal dapat melewati lap ini, karena pada malam hari lapisan ini menyusut.
lLapisan F
¡Dibagi menjadi 2 bagian F1 dan F2 (pada siang hari)
¡Pada malam hari kedua lapisan akan menjadi satu
¡Memantulkan gelombang dengan fekuensi tinggi (HF)
¡Gelombang dengan frekuensi lebih tinggi (VHF,UHF..)akan dilewatkan.
¡Biasanya dimanfaatkan untuk pemancaran gelombang AM jarak jauh.


lDalam propagasi tanah maupun ionosfer terdapat rugi-rugi yang menyebabkan tidak sempurnanya gelombang yang diterima oleh antena penerima.
lRugi-rugi tersebut disebabkan oleh:
¡Adanya Fading (sinyal dipenerima melemah/menguat), disebabkan oleh:
lGroundwave dan skywave sampai di antena penerima tetapi berlawanan fase shg saling melemahkan.
lDua skywave yang dipantulkan dr daerah ionosfer diterima di antena penerima dengan fase yang tidak sama.
lDirectwave dan groundwave samapai pada penerima dengan fase berbeda.
¡Interferensi dengan gelombang lain
¡Hilangnya daya saat transmisi



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Transducer

Analog to Digital Converter (ADC)